Thursday, 26 November 2009

naga-malas umat manusia

naga-malas membangunkan puteri tidur setiap pagi
menjilat mesra dengan nafas api si puteri yang mengulet enggan

"hari ini t'lah menunggu tuk kau songsong, puteri"
"ya, naga. apa tugasku hari ini?"

dibacakan.
dilakukan.
selesai.

setiap malam naga-malas bertanya:
"apakah kau menikmati hari ini, puteri?"
dan puteri menjawab
"aku lelah, naga"
"tidurlah"

dan esoknya naga-malas membangunkan puteri tidur
lagi
setiap pagi

tiada waktu bagiku dan bagi kecantikanmu, puteri
untuk mencengkeramakan dunia yang ramah

untuk manusia-manusia buta yang tak lagi tahu nikmatnya setiap gerakan dan indahnya setiap detik di dunia

Thursday, 17 September 2009

nada

nada-nada
akor yang tersusun sempurna, juga improvisasi buta yang tak kenal tangga nada
tapi nada-nada itu tak pernah cacat sekalipun ia sumbang
karena ia tidak terbatas harmoni

aku merajut nada-nada di hatimu
tapi nada-nada itu telah mati
terhalang improvisasi yang terlalu hati-hati, tertelan kesempurnaan harmoni yang kehilangan jiwa
lalu kita sepaham
bila akor tidak terdengar harmonis, maka sumbanglah namanya
marilah masing-masing nada mencari pasangannya
akor-akor itu sudah tetap hukumnya, bukan?

nada bukan molekul, kawan
ia tak tahu ikatan kovalen ataupun ionik
ikatannya hanyalah jiwa yang termanifestasi dalam suara
kau tak perlu takut untuk meledakkannya, karena ia tak punya unsur kimia
mungkin akor yang tidak terdengar harmonis itu hanya belum terdengar harmonis
ada saatnya menikmati sumbangnya proses*, bukan?
bukan tempatnya kalau kau bujuk aku menghindar

kita menyerah
karena ingin membuat lagu yang terlalu indah...


*proses terbiasa dengan kesumbangan itu. kesumbangan pada akhirnya akan menjadi harmonis ketika kita berpikir bahwa itu harmonis.

Saturday, 5 September 2009

salam damai

lihat mataku
ketika kau beri remas pada tanganku



apakah itu salam damai?

menempelkan tangan dengan muka entah menghadap apa?
atau
formalitas belaka dengan hati entah dimana?
atau
upaya simbolik dari gereja agar umatnya tampak seperti sesuatu yang mereka harapkan?


aku tak mengenal kau
bahkan
memberikan salam pun tampaknya kau enggan

definisikan salam!
definiskan damai!
lalu maknai



jangan buat Yesus yang tergantung di atas sana
menertawakan kita miris

Friday, 4 September 2009

negative perspect-eve

jahit mulutku
karena aku terlalu senang
kalau kau menunduk malu ketika aku menyayat dengan kata-kata

lidah setajam pedang




bahasa

aku menyebutnya kekejaman
pemisah (ketika satu kelompok bersatu, mereka sedang memisahkan, bukan?)
pemaksa
alat kuasa

karena aku memakai bahasa
untuk membuat luka

Sunday, 30 August 2009

anugrah

berjalanlah kau
merengguk cinta
menikmati pedih
tertampar lalu tersadar
sampai kau temui yang kau cari
ini yang pernah kau minta

berjalanlah kau

Saturday, 1 August 2009

ternyata aku ngga nangis, cakra...

seperti telur pecah, rasanya
aneh, lega
janggal, hilang
cantik
rapih
sempurna
tak bercangkang
kedinginan

masih ingin kugenggam tangan itu
tapi aku sesak
ingin kuulang kenangan itu
tapi aku akan makin sesak

dan dia melepasku

dia pergi
aku pergi
dengan senyum dan kenangan indah

tak pernah kubayangkan seindah ini perpisahan kami

tapi...






sudah cukup tentang "tapi"...
aku tersenyum lagi.

Wednesday, 29 July 2009

At the Rainbow's End Lyrics

By: Orange Latte
Lyrics: Quina

sailing away between the stars
in seconds when i can't sleep everynight
where is the peace, what do i want?
doesn't this life deserve a dream?

soaking up the heat sun blaze
searching the life beyond my smiles,
sometimes the heat's too burning
but this mask i wearing is about to worn out

it's a misery
and this heart's weary
but believe in me,
one day you will see
the colors where you soar life's palest space
that'll be beauty
you'll not sorry

it's a misery
and this heart's weary
but believe in me,
one day you will see
the life you seek
you'll find it maybe not now but
at the rainbow's end

*again, for orange latte! never imagined i could write a song, even make the melody! love these guy very much!