Tuesday, 15 October 2013

maaf, rendra. saya sedang menikmati khilaf.

serentang kita yang terjarak oleh tempuh,
atau sebuah kita yang duduk bersama terlekang oleh sibuk,

tapi rasa adalah lampauan dimensi di mana cinta adalah cinta,
sampai lupa bagaimana caranya untuk cemburu - atau memang tidak tahu;

sepolos kita menikmati kosong yang memisahkan kedalaman cakap dan kedangkalan canda, serta ketidakterjamahan semua jembatan untuk menjamah ia yang disebut roh di dalam puisiku dan denting nadamu;

dan tapi cinta adalah cinta,
walaupun sebuah kita duduk bersama terlekang oleh sibuk.

melihatimu, aku jadi toleran terhadap sajak roman yang lupa bicara perihal ketidakadilan hari ini.

Sunday, 6 October 2013

dempo 2, 21

cangkir kopi digarap susu basi berbau plastik undangan banting tulang dua puluh empat jam per dua puluh empat jam,
kubeli empat puluh ribu lalu kita nongkrong sampai pagi.
panas mendidih tercandu-candu tapi sejarah masih gagal berhenti, kita putar dalam cobek, digerus dibumbu lalu ditumbuk tapi rasanya masih amis bau susu basi.
lalu teori siapa di bilik tidurmu yang bisa bikin main tabik-tebak-tabokan perundang-undangan dan kangkang-kangkangan demokrasi lebih berasa meracik kopi susu basi daripada menunggu asuransi gratisan?

cewek-cewek berkutang mengajakku nongkrong lagi sampai pagi, mencari pak guru yang paling seksi.

Monday, 23 September 2013

jika merayapi garis waktu ke belakang

namamu adalah entah bagaimana.

bagaimana bertemu?
entah bagaimana. yang pasti tak sengaja.
bagaimana mulai jatuh?
entah bagaimana. yang pasti sudah dihindari lalu tiba-tiba terperangkap tak bisa lari.
bagaimana hari-hari dilewati?
entah bagaimana. ada-ada saja kasusnya...

semuanya adalah kebetulan yang dituturkan semesta. atau memang kausalitas melampaui kemampuan kehendak kita untuk merekayasa?

lalu, bagaimana nanti berpisah?
entah bagaimana...

Monday, 26 August 2013

normally, things should be easier


"If I fall in love with you the only method I know to quit will be hiding and vanish ourselves from one another. I'm trying hard to reverse those feelings back but still, I'm in it. And now - finding myself staring jealously to a seemingly lovely angel, I wonder how years ahead will be."

Maaf, saya kalah.

Tuesday, 20 August 2013

hello, ruin...

"Ask. Ask honestly to your conscience. What are you trying to prove? A better life than someone else? A more superior character? Ability to carry on? Or simply hiding from your own guilty feeling? Refrain, hold. Life's a circle of them all, try your best: degrade yourself not, damage other people not."

Thursday, 15 August 2013

dari haluan rindu

Mendung temaram bertutur pelan
Mengapa peluk dan pagut yang ingin dilupa justru semakin menyerbu?
Mungkin karena tatapmu yang biasa dingin dan berjarak jadi teduh saat hidung dan dahi kita bertemu
Dan aku ragu
Mungkin kasih hadir di hari itu, bukan nafsu

Pulang, Pengelana...



Kabut menjelma jadi embun
Menceritakan nafas jernih teratur
Pengelana-pengelana kota yang mencari sejenak lari dari pekat

Aku menjelma jadi kamu
Kita jadi mereka
Pohon jadi belantara
Tunggal dan jamak tak lagi kentara
Semua bersama rayuan angin yang berbisik pelan-pelan
Dan cumbuan dingin yang menggigiti diam-diam

Daun dan akar berusaha menyapa
Apakah kau dengar, wahai jiwa?
Diselipkan ke genggammu
sedikit indah
Yang mengundang pulang,
saat mulai lagi kau mati